Fixed Rate atau Floating Rate untuk KPR Anda?
Fixed Rate atau Floating Rate untuk KPR Anda?

Admin

15 Feb 2024 03:09 WIB

Ketika Anda memasuki dunia Kredit Pemilikan Rumah (KPR), salah satu keputusan penting yang harus Anda buat adalah memilih jenis suku bunga yang tepat: Fixed Rate atau Floating Rate. Setiap jenis suku bunga memiliki karakteristik dan implikasi yang berbeda, yang akan mempengaruhi kestabilan keuangan Anda selama masa pinjaman. Mari kita bahas lebih lanjut:


Jenis Suku Bunga

1. Fixed Rate

Apa itu?

Fixed Rate adalah suku bunga yang tetap atau tidak berubah selama periode waktu tertentu dalam masa pinjaman.


Keuntungan

Memudahkan perencanaan keuangan karena jumlah pembayaran tidak akan berubah meskipun kondisi pasar berfluktuasi.


Kapan Cocok?

Jenis ini cocok jika Anda menginginkan kestabilan dalam angsuran bulanan dan ingin menghindari risiko kenaikan suku bunga.


Contoh:

Dengan suku bunga tetap, pembayaran bulanan akan tetap sama selama periode waktu pinjaman. Misalnya, jika Anda memilih suku bunga tetap selama 15 tahun, maka pembayaran bulanan Anda akan dihitung sebagai berikut:

Perhitungan Pembayaran Bulanan untuk Fixed Rate:

Suku Bunga Tahunan: 7%

Jumlah Pinjaman: Rp500.000.000

Jangka Waktu: 15 tahun

Dengan menggunakan rumus perhitungan cicilan kredit, Anda dapat menghitung pembayaran bulanan Anda. Misalnya, pembayaran bulanan mungkin sekitar Rp4.400.000.


2. Floating Rate

Apa itu?

Floating Rate adalah suku bunga yang dapat berubah sesuai dengan kondisi pasar atau kebijakan bank. 


Keuntungan:

Memberi kemungkinan pembayaran bulanan yang lebih rendah jika suku bunga pasar menurun.


Kapan Cocok?

Cocok jika Anda bersedia mengambil risiko fluktuasi pembayaran bulanan untuk potensi mendapatkan suku bunga yang lebih rendah.


Contoh:

Jumlah Pinjaman: Rp500.000.000

Jangka Waktu: 15 tahun

Suku Bunga Awal: 6% per tahun

Suku Bunga Floating: Mengikuti suku bunga pasar

Dengan suku bunga mengambang, pembayaran bulanan akan berfluktuasi sesuai dengan perubahan suku bunga pasar. Misalnya, jika suku bunga pasar naik menjadi 7% per tahun setelah beberapa tahun, maka pembayaran bulanan Anda akan meningkat.


Ketika Anda mempertimbangkan antara Fixed Rate dan Floating Rate, ada beberapa hal penting yang perlu Anda pertimbangkan:

  • Tingkat Suku Bunga Pasar: Perhatikan tren suku bunga pasar dan perkiraan kebijakan bank untuk memprediksi apakah suku bunga cenderung naik atau turun dalam waktu dekat.
  • Rencana Keuangan Anda: Evaluasi kestabilan keuangan Anda dan pertimbangkan kemampuan Anda untuk menanggung fluktuasi pembayaran bulanan jika Anda memilih Floating Rate.
  • Jangka Waktu Pinjaman: Perhatikan jangka waktu pinjaman Anda. Jika Anda memilih Fixed Rate, pastikan Anda memilih periode tetap yang sesuai dengan rencana keuangan Anda.

Dengan mempertimbangkan semua faktor ini, Anda dapat membuat keputusan yang lebih baik sesuai dengan kebutuhan dan situasi keuangan Anda. Ingatlah untuk selalu berkonsultasi dengan ahli keuangan atau penasihat KPR sebelum membuat keputusan akhir. Semoga Anda dapat menemukan jenis suku bunga yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuan finansial Anda!

Artikel Lainnya